Selamat Jalan 31 Okt-1Nov 2009
1 Nopember 2009, waktunya untuk bangkit dari segala keterpurukan. Berharap hari-hariku lebih indah secerah matahari pagi dengan ditemani embun bening yang meneteskan airnya disela-sela dedaunan. Berharap dapat berdiri tegak tanpa goyah sedikitpun seperti pohon kaktus yang menghiasi padang pasir.
Melupakan masalah tanpa memetik hikmah, sepertinya terasa enggan dibenak lembut hati ini. Kekecewaan yang mampu menjatuhkan air mata tanpa memetik sebuah pengalaman sepertinya terasa hampa.
Rasa cinta yang tak mungkin lagi ada dalam hidup ini, memaksaku untuk berbuat lebih dewasa dalam menyikapi semuanya. Hanya kesalahan yang mampu menemani perjalanan ke singgasana kehidupan abadi.
Tuhanku Allah swt yang akan selalu menemani keterpurukanku ini. Hanya Dia yang mampu mengobati lara duka hati ini. Seperti kagum dan takut ketika kitab-Nya menjanjikan sebuah kebahagiaan kehidupan abadi di alam sana.
Aku hanya bisa diam tanpa kata ketika mengingat itu semua. Aku disini inginkan canda dan tawa, teriakan beban terdalam, belum waktuku, ini waktumu untuk bersinar.
Selamat jalan 31 Oktober 2009 – 1 November 2009…dan 2 November 2009 – waktu untuk aku temukan kebahagiaan sejati, Aku siap menyambutmu datang dengan berjuta keindahan di hati dan hanya waktu yang mampu mengerti, sebenarnya sangat berat perpisahan ini, semoga cerita indah ini, menjadi kenangan yang indah di hati.

ada apa dg 31 oktber ?
mav baru buka blog…
ya ada cerita yang pernah ku ceritakan….kekkekek