Asmara Satu Ketika

Ketika Kubuka Jendela Kegetiran Datang Menyergap
Apakah Karena Hembusan Angin Bawa Aroma Rumput Basah?
Gemuruh Air Hujan Menumpas Nyanyianku
Tentang Asmara Yang Sirna Terkubur Dalam Dada
aku Kembali Terduduk Di Atas Kebekuan Bara Hati

Ketika ku Berjalan Sendiri Menyusuri Sungai Berliku
Apakah Langkah Kubawa Ke Hulu Ataukah Ke Muara?
Gemuruh Suara Hati Menikam Kebisuan
Ketika Cintaku Kandas Terkubur Dalam Jiwa
aku Kembali Terduduk Di Atas Kebekuan Bara Hati

Malam Dengarkanlah Syair Dari Nyanyianku
Barangkali Akan Dapat Menolongku
Coba Bawakan Dia Meski Hanya Lewat Mimpi
Kelam Bicaralah
Demi Semi Cintaku

~ oleh cahwagu pada Juni 19, 2010.

Satu Tanggapan to “Asmara Satu Ketika”

  1. hmm….malam terlalu gelap,,
    dy tag bs mnyinari q saat nui..
    mgkin krn bulan Q tlah pergi…
    atau karena bulan mmg tak brsinar utk q lagi..

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.